Tradisi Sarapan Bersama Warga Desa Sudagaran Berlanjut

Semangat warga RT 05 RW 02 Sudagaran yang melaksanakan kerja bakti rutin setiap minggu patut dicontoh. Meski telah meraih juara 1 lomba Lingkungan Bersih dan Sehat tingkat propinsi, masyarakat tetap melakukan kerja bakti. Seperti yang terlihat Minggu (21/10) di lingkungan RT setempat.

Umul Husna Ketua RT 05 mengatakan, setelah sekian waktu bekerja bakti lingkungannya memiliki tradisi baru, yaitu sarapan bersama. Menurutnya semula kegiatan utama adalah kerja bakti untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Setelah kerja bakti selesai, seluruh warga sarapan bersama.

“Setelah berjalan cukup lama sarapan bersama selalu ditunggu oleh warga, dan menjadi tradisi yang selalu dinanti,” katanya

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sudagaran Sri Sabarti mengaku senang dengan budaya hidup bersih dan sehat yang dilakukan warganya.

“Mendapatkan kejuaraan itu lebih mudah daripada mempertahankan kejuaraan itu. Oleh karena itu saya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan bersih dan sehat. Supaya semangat, maka setelah kerja bakti kita sarapan bersama,” katanya.

Istri kepala desa itu mengatakan sarapan bersama (saber) bermanfaat untuk melestarikan tradisi budaya bangsa berupa gotong royong dan juga menjalin silahturahmi antar warga.

Salah warga Bu Wawan mengaku senang sekali dengan adanya kegiatan Saber. Selain lingkungan menjadi bersih, juga sebagai sarana refreshing yang murah meriah, sarapan bersama terasa lebih nikmat sambil menikmati lingkungan bersih dan asri.

“Lingkungan bersih dan sehat adalah sumber kesehatan masyarakat, ini tanggungjawab bersama warga,” pungkasnya. [Triswo]

Related Posts

Komentar